Aku dan keluargaku…

Arif Imam Suroso adalah staff pengajar Institut Pertanian Bogor. Lulus Sarjana Pertanian dari jurusan Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan tahun 1984, lalu lulus program ahli Ilmu Informasi dan Dokumentasi Ilmiah di Jurusan Perpustakaan Fakultas Sastra Universitas Indonesia pada tahun 1985/1986, dan menyelesaikan program master dalam bidang ilmu komputer di Fakultas Ilmu Komputer University Of New Brunswick, Canada pada tahun 1992. Pernah mengikuti program doktor bidang manajemen pendidikan di Universitas Negeri Jakarta namun tidak menuntaskan penelitiannya, lalu mengambil program doktor bidang Ekonomi Pertanian di program Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor yang diselesaikannya pada tahun 2007. Saat ini ia menjabat sebagai wakil rektor bidang bisnis dan komunikasi Institut Pertanian Bogor.
Disamping sebagai lektor kepala di Fakultas Ekonomi dan Manajemen, dia juga mengajar di Jurusan Ilmu Komputer FMIPA-IPB, dan program pascasarjana manajemen bisnis IPB.
Di masa lalu Ia juga pernah mengajar di Magister Ilmu Komputer IPB, Magister Komunikasi FISIP UI dan di Program Magister Manajemen Sistem Informasi Universitas Gunadarma. Riset interestnya di bidang information engineering, human computer interaction, knowledge management, dan information economics, agricultural economics serta agribisnis.  Disamping aktif sebagai staf pengajar, ia juga berpengalaman dalam mengembangkan dan memberikan layanan jasa konsultasi diberbagai proyek pengembangan sistem informasi baik di lembaga swasta maupun pemerintahan. Dia telah banyak menulis artikel mengenai sistem informasi di berbagai majalah ilmiah dan menulis beberapa buku sebagai berikut :
  1. Sistem Informasi Manajemen
  2. Pengenalan Komputer bagi Manajer
  3. Basis Data untuk Perkantoran
  4. Hypertext / Hypermedia suatu Teknik Pengorganisasian Informasi
  5. Teknik Presentasi dan lain lainnya.
Lahir di Tuban 18, Juni 1961 dan menikah pada tanggal 8 Februari 1987 dengan istri yang dicintainya drh.dr. Roesmini Oesman. Setelah dengan penuh kesabaran, lebih dari sebelas tahun masa penantian, akhirnya mereka dikaruniai amanah dua ananda yang mereka harapkan menjadi generasi yang sholih dan sholihah. Putra pertama yang lahir 22 September 1998 mereka beri nama Yahya Taqiyuddin Robbani, sedangkan si bungsu putri yang lahir 16 April 2000 mereka beri nama Tazkia Nafs Robbani. Inilah doa yang senatiasa mereka kumandangkan bersama di kala mereka berkumpul:


“Robbighfirli waliwalidayya warhamhuma kama robbayani soghiro, Robbana hablana min ajwajina wa dhurriyatina qurrota a’yun wa jaalna lil muttaqina imama, Robbana atina fi dunya khasanah wal fi akhirotina khasanah wa qina adzabannar”



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *